Sambutan Direktur AMIK MBP Medan Pada Acara HARDIKNAS 2 Mei 2010

Puji dan Syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karuniaNya kita masih dapat berkumpul untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2010 ini dalam keadaan sehat.

 

Setiap tahun kita memperingati Hardiknas, tentunya kita tidak pernah melupakan salah seorang tokoh pendidikan nasional yaitu Kihajar Dewantara yang terus berjuang sekuat tenaga untuk memajukan pendidikan di tanah air. Meskipun pada saat itu bangsa Indonesia masih dijajah oleh Belanda, namun perjuangannya untuk memajukan pendidikan di tanah air tidak pernah surut.

 

Sebagai generasi penerus bangsa sudah saatnya adik-adik mahasiswa harus mampu bangkit untuk lebih maju guna meneruskan cita-cita perjuangan tokoh pendidikan nasional kita. Untuk bisa mencapai cita-cita tersebut, adik-adik mahasiswa harus rajin belajar disamping memiliki  disiplin yang tinggi sebagai kunci keberhasilan.

 

Sebagai orang yang beruntung masih bisa kuliah, adik-adik mahasiswa dituntut untuk tetap belajar sehingga jerih payah orang tua dalam membiayai perkuliahan adik-adik mahasiswa tidaklah sia-sia.

 

Dalam Era Globalisasi sekarang ini, adik-adik mahasiswa dituntut memiliki kompetensi dan meningkatkan kualitas diri dengan belajar sepanjang hayat (long life education). Hal ini kami ingatkan agar lulusan dari AMIK MBP Medan nantinya tidak menjadi beban bagi masyarakat ataupun bagi keluarga sendiri. Tetapi berguna bagi masyarakat terutama keluarga sendiri.

 

Bangsa kita saat ini terus berupaya untuk bangkit dari keterpurukan, dimana ini diakibatkan dari buruknya situasi politik serta resesi ekonomi yang mengakibatkan terbatasnya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Terlebih lagi apabila pencari pekerja tersebut tidak memiliki keterampilan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau tidak memiliki nilai lebih, pastilah dia tersingkir dari ketatnya persaingan. Dengan kata lain, faktor kualitas ataupun keterampilan kerja merupakan hal yang utama untuk dapat unggul di dalam persaingan merebut kesempatan kerja. Oleh karena itu, persiapan kualitas tenaga kerja secara baik yang dilakukan sejak awal merupakan sesuatu yang sangat penting.

 

Demikianlah sambutan saya ini, dan mudah-mudahan apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua terutama adik-adik mahasiswa.

 

Sekian dan terima kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sambutan Direktur AMIK MBP Medan Pada Acara HARDIKNAS 2 Mei 2010

Puji dan Syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karuniaNya kita masih dapat berkumpul untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2010 ini dalam keadaan sehat.

 

Setiap tahun kita memperingati Hardiknas, tentunya kita tidak pernah melupakan salah seorang tokoh pendidikan nasional yaitu Kihajar Dewantara yang terus berjuang sekuat tenaga untuk memajukan pendidikan di tanah air. Meskipun pada saat itu bangsa Indonesia masih dijajah oleh Belanda, namun perjuangannya untuk memajukan pendidikan di tanah air tidak pernah surut.

 

Sebagai generasi penerus bangsa sudah saatnya adik-adik mahasiswa harus mampu bangkit untuk lebih maju guna meneruskan cita-cita perjuangan tokoh pendidikan nasional kita. Untuk bisa mencapai cita-cita tersebut, adik-adik mahasiswa harus rajin belajar disamping memiliki  disiplin yang tinggi sebagai kunci keberhasilan.

 

Sebagai orang yang beruntung masih bisa kuliah, adik-adik mahasiswa dituntut untuk tetap belajar sehingga jerih payah orang tua dalam membiayai perkuliahan adik-adik mahasiswa tidaklah sia-sia.

 

Dalam Era Globalisasi sekarang ini, adik-adik mahasiswa dituntut memiliki kompetensi dan meningkatkan kualitas diri dengan belajar sepanjang hayat (long life education). Hal ini kami ingatkan agar lulusan dari AMIK MBP Medan nantinya tidak menjadi beban bagi masyarakat ataupun bagi keluarga sendiri. Tetapi berguna bagi masyarakat terutama keluarga sendiri.

 

Bangsa kita saat ini terus berupaya untuk bangkit dari keterpurukan, dimana ini diakibatkan dari buruknya situasi politik serta resesi ekonomi yang mengakibatkan terbatasnya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Terlebih lagi apabila pencari pekerja tersebut tidak memiliki keterampilan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau tidak memiliki nilai lebih, pastilah dia tersingkir dari ketatnya persaingan. Dengan kata lain, faktor kualitas ataupun keterampilan kerja merupakan hal yang utama untuk dapat unggul di dalam persaingan merebut kesempatan kerja. Oleh karena itu, persiapan kualitas tenaga kerja secara baik yang dilakukan sejak awal merupakan sesuatu yang sangat penting.

 

Demikianlah sambutan saya ini, dan mudah-mudahan apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua terutama adik-adik mahasiswa.

 

Sekian dan terima kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *